Waria di Mojokerto Jual Pelajar dan Mahasiswa, Tarifnya Rp 400 ribu Hingga Rp 1,2 Juta Sekali Kencan

Sejumlah anak dibawah umur berstatus pelajar SMA dan Mahasiswi menjadi korban kejahatan Human Trafficking yang diperdagangkan di tempat Karaoke wilayah Kabupaten Mojokerto.

Tersangka adalah IJ alias Bella (23) yang memiliki gangguan orientasi seks (Waria), dia menjadikan korban pemandu lagu di tempat karaoke sekaligus budak seks pria hidung belang.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo mengatakan tersangka memperdagangkan perempuan yang usianya masih dibawah umur sebagai pemandu lagu karaoke dan melayani pria hidung belang.

Tersangka melakukan  transaksi seks di kawasan Mojosari, Tretes, Pasuruan hingga Kabupaten Gresik.

“Kami menangkap tersangka di rumah kos Mojosari dan tiga perempuan yang hendak diperdagangkan yaitu EDS alias S (16) pelajar, SNM alias SBS (17) putus sekolah dan KSAY usia 18 tahun (Mahasiswi)” ungkapnya, Selasa (14/12/2021).

Andaru menyebut tersangka dan ketiga korban merupakan warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Tersangka menjalankan bisnis esek-esek dengan mengeksploitasi anak perempuan dibawah umur sejak Mei 2021.

“Modus tersangka yakni mempekerjakan korban sebagai pemandu lagu di tempat karaoke dan Pekerja Seks Komersial (PSK),” jelasnya.

👉 TRENDING:  Sindir WNA China Bawa Penyakit , Olvah Alhamid Dianggap Rasis Hingga Dihujat Netizen

Menurut dia, tersangka memperdagangkan korban dan melakukan transaksi seks di sejumlah lokasi yakni di tempat kos kawasan Mojosari, Tretes Pasuruan dan Kabupaten Gresik.

“Tersangka berkomunikasi dengan pria hidung belang melalui WhatsApp yang mencari perempuan dibawah umur untuk menemani minum-minuman keras dan berhubungan seks,” bebernya.

Dari pengakuan tersangka dia memasang tarif sekali kencan dengan perempuan dibawah umur antara Rp.400 ribu hingga Rp.1,2 juta untuk berhubungan seks.

“Hasil uang itu tidak diserahkan tersangka namun untuk biaya kebutuhan korban, membayar kos dan alat kecantikan ketiga korban termasuk pelaku,” ucap Andaru.

Tersangka dijerat pasal berlapis yaitu, Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Pasal 83 Jo 76F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

“Tersangka beserta barang bukti Handphone kini diamankan di Polsek Mojosari guna penyidikan lebih lanjut,” tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Sumber : https://suryamalang.tribunnews.com/2021/12/14/waria-di-mojokerto-jual-pelajar-dan-mahasiswa-tarifnya-rp-400-ribu-hingga-rp-12-juta-sekali-kencan


ARTIKEL TERKAIT :

Leave a Comment