P2TP2A Tangsel Sayangkan Sekolah Tutupi Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Kelurahan Jombang

Sikap sekolah atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pegawai kelurahan terhadap tiga siswi  saat melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di Kelurahan Jombang, Tangsel disayangkan  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel.

Kepala UPT P2TP2A Tangsel Tri Purwanto menyatakan, saat pihaknya mendatangi sekolah tiga siswi, justru pihak sekolah sudah melakukan pertemuan dengan terduga pelaku bersama dengan ketiga siswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual.

“Cuman kita dapat klarifikasi dari Kepseknya ada pertemuan oleh pihak sekolah, siswa, pelaku, pihak kelurahan juga ada. Tapi kita sayangkan kenapa itu dipertemukan. Itu kan harusnya enggak boleh (dipertemukan) antara pelaku dengan korban. Trauma lah itu,” papar Tri saat dikonfirmasi, Rabu (15/12).

Hal lain yang disayangkan P2TP2A yakni, keengganan pihak sekolah untuk memberitahukan kejadian tersebut ke orang tua korban.

👉 TRENDING:  Sindir WNA China Bawa Penyakit , Olvah Alhamid Dianggap Rasis Hingga Dihujat Netizen

“Kedua, harusnya diinformasikan ke orang tua korban dan ini ternyata tidak. Jadi pihak sekolah ingin jangan sampai orang tua tahu, itu yang kita sayangkan,” tegasnya.

Masih kata Tri, sekolah yang berada di wilayah Lengkong Gudang itu tak ingin memperpanjang kejadian tersebut, karena takut nama sekolah akan dipandang jelek.

“Alasannya takut sekolahnya jelek. Takut kebawa-bawa. Justru saya bilang pandangan gitu salah,” tutur Tri.

Untuk itu, pihak P2TP2A Tangsel akan segera memanggil pihak terkait secara bertahap, mulai dari Satgas kelurahan yang pertama kali melapor. Kemudian, siswa yang diduga menjadi korban dan pihak lainnya. [ars]

Sumber : https://www.rmolbanten.com/read/2021/12/16/26864/P2TP2A-Tangsel-Sayangkan-Sekolah-Tutupi-Dugaan-Pelecehan-Seksual-Oknum-Kelurahan-Jombang-


ARTIKEL TERKAIT :

Leave a Comment